Sejarah Pantai Ngobaran

sejarah-pantai-ngobaran-ittelkom-jakarta

Pantai Ngobaran merupakan pantai di dekat Pantai Ngrenehan dan Pantai Nguyahan. Pengunjung di kenakan tiket masuk Rp. 5.000 / orang termasuk ke pantai sekitarnya. Yang unik dari pantai ini adalah keberadaan sebuah bangunan Pura yang sudah lama berdiri, dengan panorama seperti di Bali.

Sejarah-Pantai-Ngobaran-IT Telkom-Jakarta
Sejarah-Pantai-Ngobaran-IT Telkom-Jakarta

Cerita Sedih Dan Asal Usul Nama Pantai Ngobaran

Di Era  tumbuhnya ajaran  Islam di Indonesia dan hampir jatuhnya kerajaan terbesar Majapahit, Prabu Brawijaya V melarikan diri bersama kedua istrinya, yakni Bondang Surati dan Dewi Lowati. Mereka melarikan diri karena enggan diislamkan oleh putranya yaitu seorang Raja Dema (Raden Fatah).

Pelarian itu membawa mereka bertiga tersudut di Pantai Ngobaran. Sebelum bunuh diri dengan membakar diri dan terjun ke laut, Prabu Brawijaya V bertanya kepada kedua istrinya seberapa besar cinta mereka terhadap dirinya. Istri pertama Bondang Surati, menjawab bahwa cintanya seperti kuku item di ujung jari, yang jika dipotong akan tumbuh lagi

Sedangkan istri kedua Dewi Lowati berkata cintanya sebesar gunung. Mendengar jawaban dari ke dua Istri tersebut Prabu Brawijaya V menarik tangan keduanya dan membakar diri bersama dan terjun ke laut.

Itulah mengapa Pantai ini di sebut Pantai Ngobaran. Asal kata dari “Kobaran”, merujuk pada api yang membakar Prabu Brawijaya V dan kedua istrinya 

Sejarah-Pantai-Ngobaran-IT Telkom-Jakarta

Ketika  memasuki Pantai Ngobaran dan melihat perpaduan Pura,Masjid dan Patung-patung kejawen yang berderet,jiwa kebhinekaan kita pasti tumbuh

Pantai Ngobaran juga membuat kita merasa seperti sedang di Uluwatu Bali. Di tempat ini juga terdapat banyak sesaji yang menandakan kita harus berhati-hati dan menghormati tempat ini. Pantai Ngobaran juga merupakan salah satu tempat bagi umat Hindu untuk mengadakan upacara Melasti.

Indahnya Panorama Pantai Ngobaran

sejarah-pantai-ngobaran-IT Telkom-Jakarta

Pantai ngobaran  terdapat Spot foto pure yang mirip di bali. Disana tersedia penyewaan kain bali lengkap dengan aksesoriesnya, sebesar 5.000 per set. Selain itu tersedia juga spot foto diatas kapal, yang berada diatas tebing tinggi, yang kelihatan seperti perahu yang sedang di tengah ombak di lautan.

Di pantai ngobaran  terdapat pantai yang landai yang aman bagi pengunjung untuk berenang di pantai  pasir putihnya. Ombaknya lumayan besar di pagi hari jam 09.00 wib – 12.00 wib. Bila sudah sore hari  air laut akan surut dan pantai akan terlihat  dengan terumbu karang yang indah dan bisa lihat ikan – ikan kecil di pantai tersebut

Pengunjung bila lapar juga tersedia tempat makan yang menyediakan segala macam masakan ikan dan seafood yang segar dan murah, terutama ikan bakar, udang dan cumi yang di tangkap langsung oleh nelayan di pantai ngobaran

Bila ingin puas untuk makan seafood, Pengunjung bisa juga beli ikan mentah di pantai nggobaran dan minta dimasakan di tempat makan di pantai, mereka menyediakan jasa masak bagi pengunjung juga.

Setelah selesai berenang dilaut dan makan siang di sekitar pantai yang bawah. Pengunjung bisa langsung foto – foto  naik di tempat pure dan tebing – tebing di pantai Ngobaran. Disana akan merasakan suasana tempat ibadah orang hindu, Ada pure, patung syifa, patung dewi shinta, patung naga dan lainya.

Sekarang ini ada yang  menarik bagi  pengunjung bisa foto di beberapa  Pura  dan patung  Bali yang disediakan. Ada juga penyewaan atribut kain pecak bali, blankon dan lainya yang akan dipandu oleh petugas di tempat tersebut

Semoga destinasi pantai ngobaran ini bisa menjadi inspirasi bagi pembaca untuk bisa datang langsung dan menikmati indahnya panorama  pantai Ngobaran dan berenang langsung di pinggiran laut dengan pasir putih yang aman..

Terima kasih.

Credit by: Endang Misriyani

https://bau.ittelkom-jkt.ac.id

sejarah-pantai-ngobaran-IT Telkom-Jakarta
Pantai Ngobaran
JAKARTA BARAT WEATHER

Artikel
Lainnya

bedah-buku-haemin-sunim-ittelkom-jakarta

BEDAH BUKU HAEMIN SUNIM

Halo semuanya. Perkenalkan saya sofah tuljannah, memiliki hobby membaca buku, buku-buku yang saya baca rata-rata tentang Self Improvement. Nah pada kesempatan ini. Saya akan membedah buku Haemin

Read More »
uas-semester-genap-ittelkom-jakarta

UAS Semester Genap 2022

Hai ITThentic.. Sebentar lagi menjelang UAS, meskipun UAS tidak sepusing “Tugas Akhir/Skripsi” tetapi nilai UAS sangat dan dapat mempengaruhi nilai IPK mahasiswa. eits, tapi sebelum UAS,

Read More »
Mempelajari-excel-ittelkom-jakarta

Manfaat Mempelajari Excel

Hai ITThentic, yu simak kenapa kita harus mempelajari Excel dan  Apa manfaatnya mempelajari excel untuk didunia kerja ? Ketika kita memasuki dunia kerja, skill basic yang

Read More »
WF-WFO-WFA-IT TELKOM-JAKARTA

WFH, WFO OR FWA?

Tidak pernah terbayangkan awalnya kita akan menghadapi perubahan besar dalam segala sisi kehidupan. COVID-19 yang membawa perubahan tersebut. Virus yang mulai muncul pada tahun 2019 di

Read More »
sejarah-pantai-ngobaran-ittelkom-jakarta

Sejarah Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran merupakan pantai di dekat Pantai Ngrenehan dan Pantai Nguyahan. Pengunjung di kenakan tiket masuk Rp. 5.000 / orang termasuk ke pantai sekitarnya. Yang unik

Read More »
Mengenal Modus-Kekerasan-Seksual-IT Telkom-Jakarta

Modus Kekerasan Seksual

Apa itu Kekerasan Seksual?  Dear mahasiswa/i Institut teknologi Telkom Jakarta, seperti yang kita tahu, saat ini sedang marak-maraknya kasus pelecehan seksual di wilayah Perguruan Tinggi (PT)

Read More »

No Comments on Sejarah Pantai Ngobaran

Leave A Comment